Kita menemukan harta terpendam hari Minggu kemarin. Masa waktu kemarin kita bongkar gudang utk ngeluarin dryer, kita bongkar juga 2 kardus yg selama ini teronggok di pojok. Si Dito udah bilang sih bahwa itu isinya baju-baju orang Korea temannya teman dia yg mau dikirim, tapi udah setahun lewat n temannya dia itu ngga ngambil-ngambil. Di dalamnya ternyata buanyak baju2 cewek seukuran gw n yg paling penting ada beberapa baju musim dingin yg okeh banget plus kaos2. Ada juga electric blanket, tapi ternyata utk single bed, tapi bisalah dicari akal supaya bisa dipake. Senangnya hatiku...
Hari ini surat penerimaan dari RMIT juga sampai. Kl surat dari Uni Melb baru sampai sekitar tgl 15 Mei. Gw mau tunggu itu dulu, biar mantab pilihannya gichu.
Malam Minggu kemarin gw masak Mongolian Lamb...gampang banget bikinnya n nyam,nyam,nyam banget....sekarang tiap malam minggu kita tetapkan sebagai hari Mongolian Lamb. Toko langganan yg jual halal meat di sini namanya Medina, yg punya orang Lebanon. Dan memang, kualitasnya bagus, kl dithaw-ing darahnya ngga ikut lumer kayak daging yg beli di Coles.
Tiap hari Kamis Fikhar dikasih uang jajan $1 karena tiap hari kamis ada kantin dadakan. Udah dikasih $1 gitu dia ngeyel minta 20 cents karena makanan yg dia pengin (rice crackers) harganya segitu. Udah dibilangin $1 itu lebih dari 20 cents tapi masih ngeyel, akhirnya Ifa kasih 20 cents 5 biji. Bener deh, pulang sekolah dia bilang dia beli rice crackers tapi belom dia makan karena mau di share sama adiknya...sweet banget ya....terus sisa uangnya dia tabung di celengan plastik kecil berbentuk peti harta karun.
May 5, 2008
Apr 22, 2008
Letter to Prime Minister
I just sent a letter to Prime Minister of Australia, Mr. Kevin Rudd, about a month ago on banning smoking. Yesterday, I received a response letter from Prime Minister himself. And it says:
17 April 2008
Dear Ranu Fikhar,
Thank you for your recent email about banning smoking. I always appreciate young people writing to me about important issues.
The government receives a lot of letters about banning smoking, particularly to stop licences that allow tobacco to be sold. At this time, banning smoking would be a lot of work and may encourage people who want to smoke to get tobacco illegaly. Instead the goverment is telling people about the dangers of smoking and now Australia has fewer smokers than it did ten years ago.
I hope this information has been helpful. Please accept my best wish for you and your family
Yours sincerly,
Kevin Rudd
Prime Minister
Federal Government of Australia
So that's the letter the Prime Minister of Australia gave to me about banning smoking
17 April 2008
Dear Ranu Fikhar,
Thank you for your recent email about banning smoking. I always appreciate young people writing to me about important issues.
The government receives a lot of letters about banning smoking, particularly to stop licences that allow tobacco to be sold. At this time, banning smoking would be a lot of work and may encourage people who want to smoke to get tobacco illegaly. Instead the goverment is telling people about the dangers of smoking and now Australia has fewer smokers than it did ten years ago.
I hope this information has been helpful. Please accept my best wish for you and your family
Yours sincerly,
Kevin Rudd
Prime Minister
Federal Government of Australia
So that's the letter the Prime Minister of Australia gave to me about banning smoking
Apr 5, 2008
Fikhar & Om Omar
Sejauh ini kita alhamdulillah belom ada yang jatuh sakit yang sampai terkapar di tempat tidur sampai ngga bisa bangun. Paling pilek biasa doank (Raeka udah 2 kali pilek, kita curiganya kalo di daycare dia pasti ketularan temannya). Gw, Fikhar n Raeka kan udah imunisasi flu sebelom berangkat...
Kalau cebok abis pipis, Raeka juga sekarang udah bisa. Cebok abis pup yang dua2nya belum bisa. Ada kejadian lucu. Suatu hari Dito dan Omar berkunjung n sekalian numpang nonton film kartun yang baru mereka beli, di rumah kita. Karena waktu itu gw n Rival lagi sakit dan lagi ngantuk2nya abis pulang pengajian n udah sekitar jam 1500-an, mereka berdua kita tinggal tidur (iya, tidur). Raeka juga tidur sama kita. Tinggal Fikhar yang lagi asik main mobil2an. Pas lagi mau tertidur gw sayup-sayup dengar Fikhar bilang,"Aku mau pup," cuma gw pikir gw lagi mimpi jadi gw tidur aja terus, lagipula biasanya Fikhar masuk kamar n bangunin kita kalo mau pup. Kira2 tiga hari kemudian kita baru tau dari Dito bahwa Fikhar pup beneran.

Jadi ceritanya Omar baru keluar dari toilet waktu Fikhar sudah teronggok menunggu di luar sambil bilang, "Aku mau pup juga. Tapi aku belom bisa cebok, jadi Om yang cebokin ya?" Si Omar ini, walapun udah kawin, istrinya lagi hamil muda anak pertama, wajahnya polos2 baby face. Dia terbengong2 waktu Fikhar bilang begitu dan masih terbengong-bengong serta bingung waktu tau2-tau Fikhar teriak,"UDAH, UDAH!" Yah, practice makes perfect lah Mar....
Kalau cebok abis pipis, Raeka juga sekarang udah bisa. Cebok abis pup yang dua2nya belum bisa. Ada kejadian lucu. Suatu hari Dito dan Omar berkunjung n sekalian numpang nonton film kartun yang baru mereka beli, di rumah kita. Karena waktu itu gw n Rival lagi sakit dan lagi ngantuk2nya abis pulang pengajian n udah sekitar jam 1500-an, mereka berdua kita tinggal tidur (iya, tidur). Raeka juga tidur sama kita. Tinggal Fikhar yang lagi asik main mobil2an. Pas lagi mau tertidur gw sayup-sayup dengar Fikhar bilang,"Aku mau pup," cuma gw pikir gw lagi mimpi jadi gw tidur aja terus, lagipula biasanya Fikhar masuk kamar n bangunin kita kalo mau pup. Kira2 tiga hari kemudian kita baru tau dari Dito bahwa Fikhar pup beneran.
Jadi ceritanya Omar baru keluar dari toilet waktu Fikhar sudah teronggok menunggu di luar sambil bilang, "Aku mau pup juga. Tapi aku belom bisa cebok, jadi Om yang cebokin ya?" Si Omar ini, walapun udah kawin, istrinya lagi hamil muda anak pertama, wajahnya polos2 baby face. Dia terbengong2 waktu Fikhar bilang begitu dan masih terbengong-bengong serta bingung waktu tau2-tau Fikhar teriak,"UDAH, UDAH!" Yah, practice makes perfect lah Mar....
Subscribe to:
Posts (Atom)